Home Paket Belajar Bootcamp Instruktur

Belajar Livewire 4 #1 – Software & Tools Wajib untuk Laravel 12

Tutorial lengkap Livewire 4 dan Laravel 12 yang membahas konsep, fitur terbaru, dan praktik terbaik membangun aplikasi web modern tanpa ribet JavaScript. Materi disusun bertahap dari dasar hingga studi kasus nyata dengan penjelasan mengalir dan mudah dipahami.

✅ Telah dilihat 1076 kali

Rating: 5.00 ⭐

... 07 June 2026, 09:24

Software Pendukung untuk Laravel 12, Livewire, dan Tailwind CSS

Sebelum masuk ke proses instalasi Laravel 12, ada satu hal penting yang sering disepelekan: menyiapkan lingkungan kerja. Padahal, ini fondasi utama. Kalau dari awal sudah rapi dan lengkap, proses belajar dan ngoding ke depannya bakal jauh lebih nyaman.

Anggap saja seperti mau praktikum di lab. Tidak mungkin langsung eksperimen kalau alat-alatnya belum siap, kan? Nah, di Laravel 12 juga begitu. Ada beberapa software pendukung yang wajib sudah terpasang di komputer teman-teman.

Mari kita bahas satu per satu dengan santai.


PHP

Laravel 12 berjalan di atas PHP versi 8.2 ke atas. Artinya, kalau PHP yang terpasang masih versi lama, Laravel 12 tidak akan jalan dengan optimal—bahkan bisa error sejak awal.

Untuk mengecek versi PHP, silakan buka terminal atau command prompt, lalu ketik:

php -v

PHP version

Kalau hasilnya menunjukkan versi 8.2 atau lebih baru, berarti aman. Kalau masih di bawah itu, sebaiknya upgrade dulu. Laravel versi terbaru memanfaatkan banyak fitur modern PHP, jadi versi PHP lama sudah tidak direkomendasikan.


Composer

Composer adalah package manager di PHP. Sederhananya, Composer ini yang mengatur dan mengunduh semua “bahan tambahan” yang dibutuhkan Laravel, mulai dari framework inti sampai library pendukung lainnya.

Cek apakah Composer sudah terpasang dengan perintah:

composer -v

Composer

Kalau belum ada, teman-teman bisa langsung download dari situs resminya di getcomposer.org. Instalasinya cukup sekali, dan setelah itu Composer akan selalu menemani setiap project Laravel yang kita buat.


Node.js dan NPM

Sekarang kita masuk ke sisi frontend.

Laravel modern—termasuk Laravel 12—menggunakan Vite sebagai build tool. Vite ini bertugas mengolah asset frontend seperti Tailwind CSS, JavaScript, dan lainnya. Nah, Vite butuh Node.js dan NPM.

Untuk mengecek apakah Node.js dan NPM sudah terpasang:

node -v
npm -v

Node and NPM

Kalau belum ada, silakan install dari nodejs.org dan pilih versi LTS (Long Term Support) supaya lebih stabil. Tenang saja, kita tidak harus jago JavaScript dulu untuk pakai Laravel, tapi tool ini memang wajib ada.


Database Server

Laravel hampir selalu berurusan dengan database—entah itu untuk login, CRUD data, atau fitur lainnya.

Database yang paling umum digunakan bersama Laravel adalah MySQL. Untuk keperluan lokal (belajar atau development), teman-teman bisa memilih salah satu dari opsi berikut:

  • XAMPP
  • Laragon
  • Atau install MySQL secara manual

Silakan pilih yang paling nyaman. Banyak developer Laravel suka Laragon karena ringan dan praktis, tapi XAMPP juga tetap sangat layak.


Code Editor

Ngoding tanpa code editor yang proper itu ibarat nulis laporan panjang di Notepad—bisa, tapi tidak manusiawi.

Rekomendasi paling aman dan populer saat ini adalah Visual Studio Code (VS Code). Ringan, gratis, dan punya banyak extension yang sangat membantu pengembangan Laravel, Livewire, dan Tailwind CSS.

VS Code bisa diunduh dari: code.visualstudio.com


Ringkasan Singkat

Supaya tidak lupa, berikut daftar software yang perlu teman-teman siapkan sebelum mulai:

  • PHP versi 8.2 atau lebih baru
  • Composer
  • Node.js + NPM
  • Database MySQL (via XAMPP, Laragon, atau manual)
  • Code editor (disarankan VS Code)

Kalau semua ini sudah siap, berarti kita sudah punya “laboratorium” yang lengkap. Di tahap berikutnya, kita akan langsung praktik: membuat project Laravel 12 pertama, lalu mengintegrasikan Livewire 4 dan Tailwind CSS

Daftar eBook