Kurnia Andi Nugroho
laravel 13, belajar laravel 13, tutorial laravel 13
0 comment
Laravel 13 memang belum resmi dirilis, namun sebagai developer—terutama yang menjadikan Laravel sebagai “daily driver”—kita tidak perlu menunggu rilis final untuk mulai memahami ke mana arah framework ini bergerak.
Berkat support policy Laravel yang konsisten dan transparan, kita sudah tahu bahwa Laravel 13 dijadwalkan rilis pada kuartal pertama (Q1) tahun 2026. Melalui pull request (PR) yang sudah dan sedang dikerjakan, kita juga bisa membaca “jejak arah” pengembangan Laravel ke depan.
Pada artikel ini, saya akan mengajak Anda melihat gambaran awal Laravel 13, mulai dari jadwal rilis, kebijakan support, hingga fitur-fitur penting yang sedang disiapkan. Anggap saja ini sebagai kuliah singkat: santai, tapi tetap substansial.
Berdasarkan Laravel Support Policy resmi, setiap major release mendapatkan:
Laravel 13 direncanakan rilis pada Q1 2026, dengan target PHP 8.3 ke atas.
Sebagai perbandingan:
Kesimpulan penting: Teman-teman tidak perlu terburu-buru migrasi. Laravel 12 masih sangat aman digunakan hingga 2027. Laravel 13 lebih tepat dipersiapkan untuk proyek baru atau refactor jangka panjang.
Laravel 13 tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga banyak perapihan internal (groundwork & cleanup). Ini ciri khas Laravel ketika menaikkan versi PHP: lebih tegas, lebih bersih, dan lebih future-proof.
Mari kita bahas poin-poin pentingnya.
Laravel secara internal sangat bergantung pada komponen Symfony (HTTP, Console, Routing, dan lain-lain).
Di Laravel 13:
Bagi developer, dampaknya adalah:
Laravel 13 memperkenalkan:
Cache::touch('key');
Fungsinya sederhana tapi sangat berguna:
get() atau membaca isi cacheIni sangat ideal untuk:
Perubahan kecil, tapi krusial.
Sekarang:
Artinya:
Laravel 13 melarang pembuatan instance model lain di dalam method boot().
Kenapa ini penting?
boot() seharusnya fokus pada konfigurasi modelLaravel 13 memilih jalur yang lebih “ketat tapi aman”.
Laravel 13 resmi menaikkan minimum PHP ke versi 8.3.
Dampaknya:
Pesan tidak langsungnya jelas:
Laravel ingin bergerak lebih cepat, tanpa beban kompatibilitas masa lalu.
Sebelumnya, banyak developer mengira pool() itu otomatis concurrent, padahal bisa saja berjalan serial.
Sekarang:
PendingRequest::pool() default concurrency = 2Hasilnya:
Laravel menyesuaikan perilaku Request::get() agar sejalan dengan Symfony.
Tujuannya:
Laravel 13 memperbaiki grammar SQL untuk:
DELETE ... JOIN ... ORDER BY ... LIMIT ...
Sebelumnya:
ORDER BY dan LIMIT bisa diabaikan diam-diamSekarang:
Untuk Anda yang sering membuat custom driver (cache, queue, filesystem, dll):
extend() kini selalu menerima instance manager yang ter-bindIni termasuk breaking change, jadi perlu perhatian saat upgrade.
Laravel 13 memperbaiki:
Perubahan kecil, tapi mengurangi kebingungan.
Event JobAttempted kini:
Artinya:
Laravel kini:
Str::factory() setelah setiap testIni sangat membantu pada test suite besar.
Beberapa perbaikan minor tapi terasa:
-)Karena belum rilis resmi, Laravel 13 bisa dicoba lewat versi development.
laravel new my-app --dev
composer create-project laravel/laravel my-app dev-master
Catatan penting:
Ini cocok untuk:
Laravel 13 menunjukkan satu hal yang konsisten sejak awal: framework ini terus bergerak maju, tanpa ragu merapikan fondasi.
Tidak banyak fitur “wah” di permukaan, tapi justru:
Saya akan sangat merekomendasikan:
Karena developer yang baik bukan hanya yang bisa menulis kode, tapi juga yang mempersiapkan masa depan kodenya.
Kurnia Andi Nugroho
Web & Mobile App Developer, Laravel, Inertia, Vue.Js, React.Js
Founder of Lagikoding.com Laravel Enthusiast & Web Developer